news studentsite
Operating System
Nama
Kelompok : * Erwin Parasian H ( 32113975 )
* Novi Nur Hidayah ( 36113526 )
* Novi Nur Hidayah ( 36113526 )
* Rani Ramadhan (
37113287 )
UNIVERSITAS GUNADARMA
T.A 2014/2015
Kata Pengantar
Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kami dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah yang berjudul “Operating System” dengan lancar. Dalam pembuatan makalah ini, kami mendapat bantuan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga, teman, dan bapak pembimbing yang telah memberikan kesempatan dan memberi fasilitas sehingga makalah ini dapat selesai dengan lancar.
Akhir kata semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan kami pada khususnya, kami menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna untuk itu kami menerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan kearah kesempurnaan. Akhir kata kami sampaikan terimakasih.
Bekasi, 8 November 2014
BAB I
PENDAHULUAN
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua perangkat
lunak yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum
aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal. Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk
menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama
yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi
berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti untuk
software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen
memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas
inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi.
Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan
"kernel" suatu Sistem Operasi.
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi
adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software.
Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin
aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar.
Sistem Operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan
input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem
berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem
Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua
proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor
(CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari
fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu,
sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi
tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
- Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
- Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
- Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
- Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
- Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang
berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa
aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi
seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya
keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta
inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya
sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama
sekali.
BAB 1
PEMBAHASAN
A.
SEJARAH SISTEM OPERASI KOMPUTER
Seperti
kita ketahui, system operasi yang umum digunakan oleh kebanyakan computer,
terdiri dari 3 keluarga atau 3 kelompok, yaitu keluarga Microsoft Windows,
keluarga Unix, dan keluarga Mac OS.
Sedangkan
untuk computer mainframe dan super computer menggunakan banyak sekali system
operasi yang berbeda-beda, umumnya turunan dari sitem UNIX yang dikembangkan
oleh vendor seperti IBM AIX, Hp/UX,dll.
Menurut Tanebaum, Sistem
Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam 4 generasi.
- Generasi Awal
perkembangan
awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul
adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan
pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
- Generasi Kedua
Di
generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1
rangkaian atau biasa disebut dengan Batch proccessing System.
- Generasi Ketiga
Pada
generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User,
Multi-Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).
- Generasi Keempat
Di
masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya
Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat
menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak.
- Generasi Selanjutnya
Pada
generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah
Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang
berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya
diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak
seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya
diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual,
sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat
yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform
Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda
seperti : Linux dan Windows.
Pada
saat ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor
harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti
: PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan
perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai
piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan
oleh siapa saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook,
ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang
saatnya kita bahas Sistem Operasi yang ada di PC.
B. JENIS-JENIS SYSTEM OPERASI
- WINDOWS (MICROSOFT WINDOWS)
Mircorost Windows atau
biasa kita sapa dengan sebutan Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan
oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antarmuka dengan berbasikan GUI
(Graphical User Interface) atau tampilan antarmuka bergrafis.
Awalnya Windows bermula
dari Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) yaitu sebuah Sistem Operasi yang
berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versi pertama, Windows
Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitekstur
16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi dan berjalan atas MS-DOS, sehingga
untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS. MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh
perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products dan barulah kemudian
direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya.
Kemudian berkembang menjadi
Windows 1.0 versi pertama Sistem Operasi dalam dunia Sistem Operasi yang
berbasiskan GUI (Graphical User Interface) dan mendukung Multi-Tasking atau
dapat mengerjakan banyak pekerjaan secara simultan. Setelah itu Windows 1.0
berkembang menjadi Windows 2.0, Windows 2.0 ini berbasis GUI dan mendukung
penggunaan VGA (Video GraphicsArray) dan juga mendukung Multi-Tasking. Windows
2.0 juga support terhadap penggunaan Processor Intel 80286 dimana Processor
Intel 80286 adalah Processor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area
memory.
Kemudian dilanjutkan dengan
generasi Windows 3.0 dimana Windows 3.0 memiliki kemampuan yang sama dengan
Windows sebelumnya dan ditambah dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga
icon yang lebih baik. Dalam era tersebut, Microsoft juga menyediakan SDK
(Software Development kit) sehingga para developer piranti lunak dapat
mengembangkan aplikasi/programnya agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini.
Windows 3.0 juga memperkenalkan adanya Virtual Device Driver (VXD) dimana dapat
berguna untuk meminimalisasi ketergantungan pada setiap driver pada perangkat
keras tertentu. Windows 3.0 kemudian berevolusi menjadi Windows 3.1 yang sudah
diperkenalkan dengan fitur Multimedia dan True Type Font selain itu juga
memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop dan akhirnya Windows
versi 3 ini berkembang menjadi Sistem Operasi yang sudah mengenal NetWorking
(Windows 3.11).
Setelah berkembang cukup
lama akhirnya Microsoft memperkenalkan Sistem Operasi hibrida 16-Bit/32-Bit
yang dikenal dengan nama Windows 95. Banyak perubahan dari Windows versi
sebelumnya, yaitu : Windows 95 memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif,
mendukung Plug and Play, mendukung penamaan yang panjang, memiliki beberapa
fasilitas seperti : Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk
menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen
daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.
Generasi penerus dari
Windows 95 adalah Windows 98 dimana Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis
AGP, serta mendukung media penyimpanan ringkas seperti USB, diperkenalkannya
NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual Device Driver
dengan Windows Driver Model. Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi
Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga sudah memiliki
kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia.
Perkembangan selanjutnya
adalah Windows ME, tidak ada yang spesial dari Windows ME selain transisi
dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan pada era Windows ME sudah banyak
pengguna rumahan yang memakainya. Windows ME pun akhrinya digantikan dengan
Windows NT yang sudah mendukung arsitekstur x86 (80×86) , Intel IA64 dan AMD64
(x64) serta mendukung grafis 32-Bit. Windows NT sebenarnya dibangun dari
pengembangan IBM OS/2 dan Windows NT juga banyak digunakan dalam jaringan
komputer. Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari
FAT maupun FAT-32.
Selanjutnya Windows NT
berkembang menjadi Windows 2000 banyak fitur tambahan diantaranya : Active
Directory, Image Preview, Browser Internet Explorer v6, DirectX dan Open GL,
Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding
sebelumnya. Setelah generasi Windows NT munculah Windows XP yang menawarkan
banyak perubahan, mempunyai banyak fitur dan performa yang semakin mengingkat.
Bisa dikatakan Windows XP merupakan Windows yang paling laris dan digandrungi
oleh pengguna PC maupun perangkat PC bergerak (Mobile). Seiring dengan
kebutuhan akan networking maka Microsoft Corporation mengeluarkan Sistem
Operasi yang berkonsentrasi pada jaringan, yaitu : Windows Server 2003. Bisa
dibilang Windows Server 2003 adalah reinkarnasi dari Windows NT.
Banyak sekali fitur yang
ditawarkan pada Windows Server 2003 ini salah satunya adalah diperkenalkannya
platform .Net. Diperkenalkan juga fitur Domain Controller Server, PKI (Public
Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic Host
Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service (WINS), Microsoft
IIS, dan lain sebagainya. Microsoft pun melanjutkan perkembangan Sistem Operasi
dengan Windows Vista (Longhorn), ini merupakan revolusi dari Windows XP.
Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka
dibandingkan dengan performa, dibuktikan dengan adanya fitur : AERO, Sidebar,
dan lain sebagainya.
Windows Vista juga
menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP,
karena pada Windows Vista diperkenalkan adanya Windows Firewall with Advanced
Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC),
BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista juga sudah mengenal IPv6,
DirectX versi terbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Perkembangan selanjutnya adalah
transisi dari Windows Server 2003 menjadi Windows Home Server yang ditujukan
sebagai File Server untuk rumahan. Windows Server juga mengenalkan beberapa
teknologi yaitu : Headless Operation (Server tidak membutuhkan monitor atau
keyboard untuk memanjemen perangkat), Kontrol jarak jauh, Pemantauan kesehatan
komputer, Sharing dan Streaming.
Generasi berikutnya
ditandai dengan munculnya penggabungan Sistem Operasi Windows Vista dengan
Windows Server, yaitu Windows Server 2008. Fitur Windows Vista dan Windows
Server digabung menjadi satu padu untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan
End-User. Selanjutnya Windows Server 2008 berkembang menjadi Windows Server
2008 R2. Lalu Sistem Operasi besutan Windows adalah Windows 7, Windows 7
dirilis untuk menggantikan kekurangan Windows XP dan kelebihan Windows Vista.
Boleh dikatakan jikalau Windows 7 adalah fusi dari Windows XP dan Windows
Vista, tidak seperti pada Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih
baik dari Windows Vista.
Sistem operasi terbaru dari
microsoft, di rilis pada tahun 2012 yaitu windows 8. Windows 8 adalah nama dari
versi terbaru Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi
oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah
dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media. Sistem
operasi ini mendukung mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional
buatan Intel dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada
peralatan layar sentuh selain mouse dan keyboard, sehingga Windows 8 di desain
untuk perangkat tablet sentuh.
- UNIX
UNIX
sendiri ditulis dalam bahasa C sehingga UNIX pun mirip dengan DOS yaitu
Line/Text Command Based selain itu UNIX pun merupakan Sistem Operasi yang
secure dibanding dengan Sistem Operasi lain, karena setiap file, direktori,
user dan group memiliki set izin tersendiri untuk diakses. Karena adanya
dukungan Proyek GNU, maka selanjutnya UNIX berkembang menjadi LINUX (Salah satu
varian UNIX).
- LINUX
Awalnya dikembangkan oleh
Linus Torvalds yang pada mulanya sekedar emulasi terminal yang dibutuhkan untuk
mengakses server UNIX di Universitasnya. Linux merupakan kloningan dari MINIX
(Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari
Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar
UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani
kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama
seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris
perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis
(Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi
dektop.
Pada komputer Desktop,
GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer diantara
varian antarmuka pengguna lainnya. Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka
baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan
Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan
komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux
berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang
mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama
dan Linuxpun kebal terhadap Malware.
Satu hal yang membedakan
Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan
Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan
tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan
standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri. Ada
beberapa macam Distro Linux, seperti : Debian, Lycoris, Xandros, Lindows,
Linare, Linux-Mandrake, Red Hat Linux, Slackware, Knoppix, Fedora, Suse,
Ubuntu.
- IBM OS/2
Sistem
Operasi IBM OS/2 ini dibuat secara bersama-sama oleh International Bussiness
Machine Corporation dan Microsoft Corporation, untuk digunakan pada komputer
IBM sebagai pengganti Sistem Operasi DOS. Kata OS/2 adalah singkatan dari
Operating System/2, Sistem Operasi ini didesain agar dapat menggunakan
kemampuan penuh dari Mikroprosessor Intel 80286 , termasuk diantaranya adalah
Modus terproteksi (Protected Mode), mampu menjalankan tugas secara Simultan,
serta mendukung Memori Virtual, dengan tetap mempertahankan kompatibilitas
dengan banyak perangkat lunak MS-DOS yang beredar saat itu.
- MAC OS (MACINTOSH OPERATING SYSTEM)
MAC OS
atau Macintosh Operating System adalah Sistem Operasi yang dibuat oleh Apple
Computer khusus untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel dengan komputer
berbasis IBM. MAC OS merupakan Sistem Operasi pertama yang menggunakan
antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI). Sistem Operasi
Macintosh dibagi menjadi 2 jenis :
- MAC OS Klasik
Tidak memiliki sembarang
Command Line (Baris perintah), menggunakan User Interface (UI) sepenuhnya dan
menggunakan Cooperative Multitasking
- MAC OS X
MAC OS X memasukkan
unsur-unsur BSD Unix, One Step, dan MAC OS X memiliki memori ala-Unix dan
Pre-Emptive Multitasking.
Kelebihan
MAC OS :
- Stabil, karena menggunakan UNIX.
- Multitasking.
- Tampilan (UI) sangat bagus.
- Aman dari Malware.
MAC OS
X adalah garis komputer Sistem Operasi yang dikembangkan, dipasarkan oleh Apple
Inc, MAC OS X adalah penerus dari MAC OS (Klasik). MAC OS X dibangun di atas
XNU kernel, dengan fasilitas standar Unix tersedia dari antarmuka baris
perintah.
- FREE BSD
FreeBSD adalah Sistem
Operasi bertipe UNIX bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T. FreeBSD berjalan
di atas sistem intel x86. FreeBSD sendiri kali pertama muncul pada tahun 1993
oleh David Greenman. Tujuan dari FreeBSD adalah menyediakan software yang dapat
digunakan untuk berbagai kepentingan. FreeBSD sendiri dikembangkan dari 386BSD
sebuah proyek pengembangan BSD OS yang berjalan di atas Chip Intel.
- SOLARIS
Sistem Operasi Solaris
adalah sebuah Sistem Operasi yang berdasarkan UNIX system yang diperkenankan
oleh Sun Microsystems oada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal
karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor
Architecture), Solaris disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal
pengembangannya berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya
sekarang ini merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan
OpenSolaris.
Open Solaris adalah
OpenSource versi Sistem Operasi Sun Solaris, tetapi Sun Solaris terdiri dari
lebih beberapa kode yang tidak hanya inti dari Sistem Operasi misalnya : Source
untuk Installer, Desktop, Software.
Open Solaris memiliki
banyak fitur yang menjadikan OpenSolaris bisa digunakan untuk skala penggunaan
yang besar dari penggunaan untuk desktop pC atau Mobile PC.
Konsep Open Solaris adalah
sebagai berikut :
- Free Redistribution : Didistribusi secara bebas.
- Source Code : Sumber (Source) harus tersedia untuk semua distribusi.
- Derived Works : Setiap orang bisa mengubah kode dan mendisrtibusikan kembali.
- No Discrimination : Kode harus disediakan untuk seseorang untuk dikembagkan.
Beberapa kelebihan OpenSolaris dibandingkan dengan Sistem Operasi lain :
- ZFS : System Rstore.
- DTrace L : Dapat mengamati dimana aplikasi banyak menggunakan waktunya dan berapa lama.Manajemen Kegagalan : Mencegah, mendiagnosa dan memperbaiki error.
- Zona : Mengimplementasikan sebuah abstraksi Sistem Operasi yang memungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara terisolasi satu dengan lainnya di perangkat keras fisik yang sama.
- Multimedia.
- Chrome OS
Chrome OS adalah Sistem
Operasi besutan Google yang ringan dan berbasis Linux dan standard web untuk
personal computer PC. Google Chrome bekerja dengan metode Windowing atau
switching (Multi-Tasking). Google Chrome OS menggunakan standard web HTML 5,
yang merupakan pengembangan software di browser yang berbasis Sistem Operasi.
Jika dilihat-lihat, Chrome OS ini merupakan gabungan dari Linux dan Windows
Vista. Chrome OS dirilis pada pertengahan 2010.
Banyak sekali berbagai
Macam Sistem Operasi Komputer yang terus berkembang, Tidak ada Sistem Operasi
yang sempurna karena masing-masing Sistem Operasi memiliki daya dan ciri khas
tersendiri. Walaupun ada Sistem Operasi yang berbayar, kenapa tidak kita coba
Sistem Operasi yang Free alias gratis? Gratis bukan berarti buruk, baik atau
buruknya sebuah Sistem Operasi bergantung pada End-Usernya sendiri. Sehingga
kita harus cermat dalam memilih Sistem Operasi yang digunakan.
C. FITUR-FITUR
SISTEM OPERASI
- Eksekusi Program
Sistem operasi berfungsi
sebagai interface antara aplikasi dan hardware. User berinteraksi dengan
hardware melalui “sisi lain”. Sistem operasi berfungsi untuk menyederhanakan
pengembangan aplikasi. Eksekusi program melibatkan proses yang diciptakan
sistem operasi. Kernel menciptakan proses dengan menugaskan memori dan sumber
daya yang lain, menentukan prioritas dari suatu proses (dalam sistem
multitasking), memuat program dalam memori dan mengeksekusi program. Program
tersebut kemudian berinteraksi dengan user dan atau divais dan melakukan fungsi
yang diinginkan.
- Interupsi
interupsi adalah pusat
sistem operasi, yang menyediakan cara efisien bagi sistem operasi untuk
berinteraksi dan bereaksi terhadap lingkungannya. Pemrograman berbasis
interupsi secara langsung didukung hampir seluruh CPU modern. interupsi
menyediakan cara otomatis menyimpan isi register local dan menjalankan kode
khusus sebagai respon terhadap sebuah kejadian. Bahkan komputer yang paling
dasar sekalipun mendukung interupsi hardware dan membolehkan pemrogram untuk
menentukan kode yang akan di jalankan ketika terjadi sebuah kejadian. Ketika
sebuah interupsi diterima, hardware komputer secara otomatis menunda program
apapun yang sedang dijalankan, menyimpan statusnya dan menjalankan kode
komputer yang berhubungan dengan interrupsi yang terjadi sebelumnya. Dalam
sistem operasi modern, interupsi ditangani oleh kernel sistem operasi.
Interupsi bisa datang dari hardware komputer atau program yang sedang jalan.
- Mode terproteksi dan supervisor
CPU modern mendukung
operasi dual mode, yaitu: mode terproteksi dan mode supervisor, yang
memungkinkan fungsi-fungsi CPU dikendalikan dan dipengaruhi hanya oleh kernel
sistem operasi. Ketika komputer pertama kali mulai, secara otomatis berjalan di
atas mode supervisor. Ketika sistem operasi mengendalikan program lain, CPU
ditempatkan pada mode terproteksi. Dalam mode terproteksi ini, program punya
akses terbatas pada instruksi CPU. User bisa meninggalkan mode ini hanya dengan
memicu interupsi, yang menyebabkan kendali kembali kepada kernel.
- Manajemen memori
Sebuah kernel sistem
operasi multiprogramming bertanggung jawab untuk mengatur semua sistem memori
yang sedang digunakan oleh program-program. Hal ini untuk memastikan bahwa
program tidak mencampuri memori yang sedang digunakan oleh program lain. Ketika
program melakukan pembagian waktu (time sharing), setiap program harus
mempunyai akses independen terhadap memori.
- Memori virtual
Menggunakan pengalamatan memori virtual maksudnya adalah kernel bisa memilih memori program mana yang bisa digunakan selama waktu tertentu, yang membolehkan siste operasi untuk menggunakan lokasi memori yang sama untuk tugas yang banyak.
- Multitasking
Multitasking adalah sistem
operasi menjalankan banyak program komputer yang independen pada komputer yang
sama, seolah-olah terlihat menjalankan berbagai tugas dalam waktu yang sama.
Hampir semua komputer dapat menjalankan satu atau dua hal pada waktu yang sama,
ini secara umum dilakukan melalui time sharing, yaitu setiap program
menggunakan pembagian waktu komputer untuk mengeksekusi program.
- Disk access dan sistem file
Mengakses data yang
disimpan pada disk adalah fitur pusat dari semua sistem operasi. Computer
menyimpan data pada disk menggunakan file-file, yang disusun dengan cara khusus
supaya memungkinkan akses cepat, reliabilitas yang tinggi dan untuk menggunakan
space drive yang tersedia secara lebih baik. Cara khusus yang digunakan untuk
menyimpan file pada disk, membolehkan file untuk dinamai dan diberi atribut
disebut sistem file.
- Driver-driver divais
Sebuah driver divais adalah
tipe khusus software komputer yang dibuat agar sistem operasi bisa berinteraksi
dengan divais-divais hardware.
- Networking
Sekarang sebagian besar
sistem operasi mendukung berbagai macam protokol, hardware dan aplikasi
networking. Hal ini bertujuan agar komputer yang menggunakan sistem operasi
yang berbeda dapat berpartisipasi dalam jaringan umum untuk berbagi sumber daya
seperti file, printer dan scanner menggunakan koneksi kabel atau wireless.
- Keamanan
Keamanan komputer
bergantung pada sejumlah teknologi yang bekerja secara tepat. Sebuah sistem
operasi modern menyediakan akses ke sejumlah sumberdaya, yang tersedia untuk
software yang berjalan di atas sistem tersebut dan untuk divais luar seperti
jaringan melalui kernel.
- Graphical user interfaces
Kebanyakan sistem komputer
modern mendukung Graphical User Interface (GUI) atau antar muka grafis. Sistem
operasi populer semacam Microsoft Windows dan Mac OS, mengyatukan GUI kedalam
kernel, walaupun secara teknis GUI bukanlah layanan dari sistem operasi.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sistem
Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer
pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan
setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti
umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke
disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga
masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum
tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi.
Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti
dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi, dan
menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah
jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer.
Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada
komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Sistem
operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan
memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya
- See more at: http://makalahkuu.blogspot.com/2013/03/contoh-makalah-sistem-operasi.html#sthash.zfwrEToP.dpuf
REFERENSI
* Buku “Sistem Operasi” karya sandi utomo.
Pengenalan Pada Manajemen Informasi

SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN 1
PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI
Oleh
:
NPM
: 32113975
Nama
: Erwin Parasian Hutapea
Kelas
: 2DB08
UNIVERSITAS GUNADARMA
Tahun 2014 - 2015
1.
PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI
Informasi merupakan
salah satu sumber dasar yang ada bagi para manager dan memiliki nilai.Informasi
mempunyai nilai karena informasi akan memberikan sumber yang nyata dan akan
lebih berperan bila suatu perusahaan kemudian bertambah besar.
1.1.
Pentingnya Manajemen Informasi dalam Perusahaan
Manajemen informasi sebagai suatu sumber mempunyai pola yang sama. Manajer
bertanggung jawab untuk mengumpulkan data mentah dan memprosesnya menjadi
informasi yang dapat digunakan. Ia harus memastikan bahwa orang yang ada dalam
perusahaan akan dapat menerima informasi dengan bentuk yang tepat, pada saat
yang tepat pula, sehingga informasi tersebut dapat digunakan untuk mendukung
proses manajemen. Yang terakhir, manajer harus membuang informasi yang kuno,
tidak lengkap, dan salah, dan menggantinya dengan informasi yang dapat
digunakan. Semua aktifitas ini disebut manajemen informasi atau Information
Management.
-
Meningkatnya kekompleksan tugas
manajemen
Manajemen selalu merupakan tugas yang sulit, bahkan sekarang ini ia lebih sulit
dibandingkan sebelumnya. Semua perusahaan yang termasuk dalam ekonomi
internasional, teknologi bisnisnya akan menjadi lebih kompleks, kerangka watu
untuk menetapkan keputusan juga makin rumit, dan terdapat pula tekanan baik
dari pesaing dan masyarakat.
-
Keberadaan alat untuk memecahkan
persoalan
Sementara tugas manajer menjadi lebih kompleks, ada usaha untuk meningkatkan
efektifitas dalam pemecahan masalah. Kesemuanya ini terpusat pada teknik
kwantitatif dan peralatan elektronik, seperti computer. Selama tahun 1950-an,
metematika tingkat lanjut digunakan untuk memecahkan masalah bisnis, biasanya
dalam bidang manufaktur. Usaha awal ini disebut Operation Research (OR). Selama
tahun 1960-an, istilah management science dikenal sebagai metode kwantitatif
yang diterapkan dalam skala luas, misalnya dalam bidang keuangan dan marketing.
Bertambahnya popularitas komputer pada akhir tahun 1960-an dan 1970-an
menyebabkan adanya usaha untuk memanfaatkan peralatan elektronik ini untuk
penghitungan matematika. Sekarang, manajer dapat mengakses komputer sentral
dari terminal seperti mesin ketik. Di beberapa perusahaan, para manajer
mempunyai mikrokomputer sendiri atau micros. Biasanya, micros ini di sambungkan
ke komputer sentral untuk membentuk jaringan pemecahan masalah yang
terpadu.
1.2. Peranan Manajer dalam
Pengelolaan Manajemen Informasi
Manajer
adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengarahkan penggunaan segala
jenis sumber. Sumber tersebut dapat berupa uang, peralatan, uang, bahkan
informasi.
-
Keterampilan Manajemen
Ada banyak keterampilan yang bias disebutkan yang harus dipunyai oleh seorang
manajer yang berhasil, namun dua diantaranya yang dianggap paling dasar adalah
komunikasi dan pemecahan masalah. Manajer pada semua tingkatan dan dalam semua
area fungsional akan berkomunikasi dengan orang yang memberikan laporan
kepadanya, dengan manajer lain, dan dengan orang di luar organisasi. Manajer
tersebut juga harus memecahkan masalah dengan membuat perubahan terhadap
operasi perusahaan, sehingga dapat menyesuaikan dengan lingkungannya yang telah
berubah. Komputer dapat digunakan oleh para manajer untuk meningkatkan
keterampilannya baik dalam berkomunikasi dan memecahkan masalah.
-
Manajer dan Sistem Perusahaan
Orientasi sistem atau system orientation
sering diasosiasikan dengan manajemen modern. Dalam melakukan orientasi semacam
itu, manajer harus melihat perusahaannya sebagai sebuah keterpaduan unit
fungsional yang bekerja untuk mencapai tujuan bersama. Unit dipadukan oleh
masuknya sumber, seperti materi dan informasi, dan keberadaan tiap unit
tergantung pada unit yang lain.
Untuk
melengkapi orientasi sistem ini, manajer harus mengetahui kepentingan
lingkungan perusahaan. Perusahaan tidak hanya melihat pada lingkungan yang
memberikan sumber kehidupannya, namun ia juga harus memberikan konstribusi ke
lingkungan tersebut.
Dengan
menganggap operasi bisnis sebagai sistem yang terpadu dengan seting lingkungan
yang lebih luas, berarti ini merupakan cara pemikiran yang abstrak. Namun, hal
ini akan berguna bagi manajer. Ia akan mencegah manajer tersesat dalam detail
pekerjaannya dan ia menekankan adanya kepastian bahwa semua bagian organisasi
telah bekerja secara bersama-sama.
1.3.
Data dan Informasi
Banyak orang mengartikan istilah
data dan informasi dengan sama. Hal ini dapat diterima terjadi dalam percakapan
lesan, namun tidak untuk orang yang mempunyai pemahaman informasi. Data terdiri
dari kenyataan dan gambar yang secara relatif tak mempunyai arti bagi pemakai.
Sebagai contoh, data mungkin dapat berupa jam kerja untuk tiap karyawan dalam
suatu perusahaan. Jika data ini diproses, ia dapat diubah menjadi informasi.
Bila jam kerja yang dilakukan oleh tiap karyawan dikalikan dengan biaya per
jam, maka produksinya akan merupakan pendapatan kotor. Bila gambaran pendapatan
kotor tiap karyawan ini dijumlahkan, maka jumlahnya merupakan biaya keseluruhan
dari perusahaan tersebut. Jumlah biaya ini akan merupakan informasi bagi
pemilik perusahaan. Informasi adalah data yang diproses, atau data yang
mempunyai arti. Informasi menguak sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui.
Anda mungkin pernah mendengar ungkapan,
“Rongsokan dari seseorang adalah harta bagi orang lain”. Dalam pembahasan data
dan informasi, kita dapat mengatakan, “Data seseorang adalah informasi bagi
orang lain”. Contoh dari gambaran pendapatan kotor bagi karyawan perusahaan
merupakan contoh yang tepat. Gambaran yang terpisah adalah informasi bagi tiap
karyawan, tiap gambaran memberitahukan karyawan mengenai jumlah uang yang
dihasilkan minggu yang lalu. Namun untuk pemilik perusahaan, gambaran ini
merupakan data. Pemilik ingin mengetahui biaya total perusahaannya, gambaran
yang terpisah (data) harus diproses untuk menghasilkan jumlah biaya ini.
Transformasi dari data menjadi informasi dilakukan oleh Information Processor
(pemroses informasi). Pemroses informasi adalah salah satu elemen kunci dalam
sistem konsep.
1.4.
Komputer Sebagai Elemen dalam Sistem Informasi
Ketika perusahaan
memutuskan untuk menggunakan komputer dalam sistem informasinya, maka proyek
jangka panjang dimulai, yang mempengaruhi keseluruhan organisasi maupun
berbagai elemen lingkungannya. Karena terdapat banyak jenis komputer dan
komputer tersebut dapat digunakan dengan berbagai cara, maka manajer
perusahaan tersebut dihadapkan dengan banyak pilihan. Spesialis informasi
membantu manajer untuk menyusun konfigurasi yang tepat.
1.5.
Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer
Usaha awal untuk
menerapkan komputer dalam area bisnis difokuskan pada data. Kemudian, terdapat
lagi penekanan pada informasi dan pembuatan keputusan. Sekarang, komunikasi dan
konsultasi mendapatkan perhatian yang besar.
-
Fokus data (SIA / EDP)
Selama era
prakomputer, perusahaan umumnya mengabaikan keperluan informasi bagi manajer.
Hal ini berlanjut sampai munculnya komputer yang pertama, karena komputer pada
saat itu hanya terbatas penggunaannya pada aplikasi akuntansi.
Selama periode ini, yang berakhir sampai pertengahan tahun 60-an, aplikasi
komputer disebut electronic data processing (pemrosesan data elektronik) atau
EDP. Istilah ini tidak sesuai untuk digunakan lagi, karena bila digunakan ia
mempunyai konotasi yang negatif. Ini berarti terbatasnya penggunaan komputer
yang hanya untuk memproses data akuntansi, bukannya untuk menghasilkan
informasi manajemen.
Istilah
yang kita gunakan untuk menjelaskan aplikasi komputer utama ini, yang hal ini
masih dilakukan, adalah data processing (pemrosesan data) atau DP. DP menghasilkan
beberapa informasi, walaupun hal tersebut bukanlah misi utamanya.
-
Fokus informasi (SIM)
Beberapa orang yang mempunyai pandangan luas menganggap bahwa komputer dapat
melakukan hal yang lebih daripada sekedar memproses data. Diantara mereka ini
adalah H.P Luhn dan Stephen E. Furth dari IBM, yang mengembangkan penggunaan
komputer yang dikenal dengan information retrieval (pemanggilan informasi).
Pengembangan ini terjadi selama akhir tahun 50-an dan awal tahun 60-an. Pemanggilan
informasi tidak melakukan kalkulasi ataupun akumulasi. Ia dimaksudkan hanya
untuk penyimpanan data khusus, seperti judul dan abstraksi dari publikasi cetak
atau dari isi catatan pengadilan. Pemanggilan informasi adalah langkah pertama
menuju penggunaan komputer sebagai sistem informasi.
Pada tahun 1964, generasi baru dari peralatan
komputerisasi diperkenalkan, yang sangat berpengaruh terhadap cara penerapan
komputer. Komputer baru tersebut adalah yang pertama kali menggunakan sirkuit
chip silikon, dan ia menawarkan kemungkinan terhadap daya yang lebih besar
untuk tiap dollar yang dikeluarkan. Sebuah perusahaan dapat mulai menggunakan
komputer yang lebih cepat dan memiliki unit penyimpanan berkapasitas besar ini.
Dengan peralatan komunikasi ini maka biaya secara relatif dapat dikurangi.
Konsep penggunaan komputer sebagai Management Information System (MIS) ini
dikembangkan oleh pabrik komputer untuk melengkapi peralatan tambahan. Konsep
MIS menandakan bahwa aplikasi komputer harus dilakukan untuk mencapai tujuan
utama, yaitu menghasilkan informasi manajemen. Konsep tersebut secara cepat
digunakan oleh berbagai perusahaan yang besar, karena perusahaan tersebut
menyadari akan pentingnya mendapatkan informasi manajemen.
-
Fokus pada pendukung keputusan (SPK)
Sementara
banyak yang mengamati perjuangan perusahaan untuk menggunakan MIS raksasa
dengan baik, beberapa ilmuwan informasi pada Massachusets Institute of
Technology (MIT) melakukan formulasi pendekatan yang berbeda. Ilmuwan ini
adalah S. Scott Morton, G. Anthony Gorry, dan Peter G.W. Keen, dengan konsep
yang dinamakan decision support system (sistem penunjang keputusan) atau DSS.
DSS adalah informasi yang menghasilkan sistem yang ditujukan untuk masalah
tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan untuk menghasilkan keputusan
yang harus dibuat.
Masalah
yang dapat dipecahkan dengan baik oleh DSS adalah masalah yang bersifat
semistruktur. Structured problem (masalah terstruktur) dalah masalh yang
elemennya diketahui dan hubungannya dapat ditentukan. Unstructured problem
(masalah tak terstruktur) adalah kebalikannya, yaitu tak ada elemen ataupun
hubungnnya yang dapat diketahui. Semistructured problem (masalah semi
terstruktur) adalah bahwa beberapa elemen dan hubungannya dapat diketahui dan
dimengerti, dan bebrapa diantaranya tidak dapat diketahui. Daripada
menginstal satu MIS raksasa, lebih baik menggunakan pendukung DSS yang di
fokuskan pada masalah yang terpisah dan merancang satu atau lebih DSS untuk
masing-masing.
-
Fokus pada komunikasi (Otomatisasi Kantor)
Selama
waktu pengembangan DSS, kepentingan dan minat difokuskan pada aplikasi komputer
lain, yaitu office automation (otomatisasi kantor) atau OA. OA dimaksudkan
untuk mempermudah komunikasi dan meningkatkan produktifitas diantara manajer
dan pekerja kantor dengan penggunaan peralatan elektronik dan elektromekanik.
OA dimulai pada tahun 1964, ketika IBM mengeluarkan produk Magnetic Tape/
Selectric Typewriter (MT/ST), yaitu mesin ketik yang dapat mengetik kata yang
telah terekam pada tape magnetik.
Operasi pengetikan otomatis
segera ditansfer ke kelas sistem yang kecil, yang dirancang secara khusus untuk
word processing. Sistem kecil ini disebut word prosesor. Selama periode waktu
ini, pemakai sistem komputer yang besar menyadari bahwa word prosesing dapat
dilakukan dari terminal keyboard yang disambungkan ke komputer. Software word
prosesing tertentu memungkinkan komputer sentral untuk melakukan fungsi yang
sama seperti komputer word prosesor stand-alone. Langkah berikutnya adalah
melakukan word prosesing pada mikrokomputer, dan akhir-akhir ini cara ini
banyak diminati.
Selain digunakan untuk word prosesing, office
automation juga dikembangkan agar mencakup aplikasi lain, seperti
telekonferensi, pengiriman suara, pengiriman elektronik, pengkalenderan
elektronik, transmisi faksimile, dan desktop publishing.
-
Fokus konsultasi (Sistem Pakar)
Belakangan ini ada perubahan, yaitu adanya penerapan artificial intelligence
(AI) untuk masalah bisnis. Ide dasar AI adalah bahwa komputer dapat diprogram
untuk melakukan beberapa pemikiran logis seperti manusia. Subklas khusus dari
AI yaitu expert system mendapatkan perhatian yang besar. Expert system adalah
sistem yang berfungsi sebagai spesialis dalam suatu area. Sebagai contoh,
expert system dapat memberikan beberapa bantuan kepada manajer, sama seperti
yang diberikan oleh konsultan manajemen. Selama beberapa tahun yang akan
datang, kita dapat mengharapkan expert system ini akan memainkan peranan yang
lebih penting seperti halnya perusahaan yang telah memolopori aplikasi inovatif
ini.
1.6.
Upaya Pencapaian Sistem Informasi Berbasis Komputer
Divisi marketing dari
suatu perusahaan asuransi jiwa berukuran menengah menggunakan sistem informasi
yang terdiri dari buku catatan yang dicetak dengan komputer, yang disiapkan
secara bulanan. Beberapa cetakan ini dimaksudkan untuk membantu mnajer marketing
dalam merencanakan penempatan orang yang akan menjalankan program di masa yang
akan datang.
Dengan bekerja
sama, spesialis informasi dan manajer marketing telah bergerak ke tahap yang
lebih jauh. Program komputer yang menyiapkan lembaran/cetakan ini dapat
dianggap sebagai sistem pendukung keputusan. DSS membantu manajemen marketing
dalam memecahkan masalah mengenai penetapan kekuatan penjualan untuk mencapai
tujuan perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber
( Link ) :